Kumpulan informasi unik, ajaib, dan asik untuk dibaca.

Facebook
RSS

Mau bisnis sampingan dengan penghasilan hingga jutaan rupiah per hari? Bisa dikerjakan dimana saja? Sistem bekerja otomatis bahkan saat Anda tidur? KLIK DISINI

Bocah 11 Tahun Jepret Pesawat UFO Melayang di Langit


IST
Jack Brody dan foto yang berhasil diambil melalui kamera.

Seorang bocah berusia 11 tahun bernama, Jack Brody, berhasil memotret sebuah benda asing melayang di langit saat ia berada di rumahnya di Loughton, Epping Forest, Inggris. Demikian dilansir The Sun, Kamis (31/5/2012).

Benda berwarna perak itu bercahaya dan menjadi sensasi di wilayah itu dan penduduk setempat kemudian menyebutnya The Only Milky Way Is Essex.

Ayah Jack, Simon, kemudian memberitahu tetangganya tentang UFO dan menelepon polisi yang kemudian mengirim dua orang untuk melakukan investigasi.

"Hal itu sungguh menakutkan ketika sebuah pesawat datang dan tiba-tiba menghilang bagaikan kilatan saja," ujarnya.

Simon menambahkan jika istrinya, Karen (41) dan dua anak mereka lainnya Joshua (9) dan Evie (4) juga merasakan keanehan dari penampakan tersebut. Sementara, pihak kepolisian menyatakan jika obyek itu adalah balon udara.

sumber
[ Read More ]

Dapatkan Bonus Rp 300.000,- per hari...
info selengkapnya KLIK DISINI

Bendera Merah Putih Fakta dan Sejarahnya

Bendera Merah Putih Fakta dan Sejarahnya
Mari kita kilas balik pada sejarah ketika kerajaan - kerajaan masih eksis di bumi Nusantara, kita mulai dari era kerajaan Majapahit. Dahulu bendera Merah Putih digunakan oleh kerajaan terbesar yang pernah menguasai wilayah Asia tenggara sebagai bendera Kerajaan yang sangat sakral, dan kerajaan tersebut adalah kerajaan Majapahit.

Bendera Merah Putih merupakan suar dan pemersatu Nusantara pada masa itu. Konon para prajurit kerajaan Majapahit diharuskan bersumpah setia sampai mati untuk melindungi dimana dan kapan pun bendera merah putih ini berada.



Dan menurut kepercayaan orang Jawa , sumpah para Prajurit kekaisaran Majapahit ini terus berlangsung hingga saat ini. Bisa dikatakan walaupun para prajurit kerajaan Majapahit telah lama tiada tapi arwahnya (di dunia lain sana) tetap melindungi Sang Saka Merah Putih kita.

Kenapa arwah prajurit tersebut masih melindungi bendera merah putih, hal ini disebabkan pada kepercayaan orang Jawa kuno. Bahwa sumpah itu paling diharamkan untuk dilakukan, karena sumpah tersebut mengikat orang yang mengucapkan sumpah dan tidak akan hilang meskipun kita telah meninggal.

Jadi apabila kita mengibarkan atau pun mengenakan simbol bendera merah putih, kita akan selalu diikuti dan dijaga oleh para prajurit kerajaan majapahit tersebut ( hal ini menurut kepercayaan orang Jawa).

Dan jika anda tidak percaya....cobalah perhatikan sekeliling anda....Jika anda melihat ada pembangunan konstruksi baik rumah, gedung2 bertingkat maupun jembatan anda pasti melihat para pekerja konstruksinya alias kuli, selalu memasang bendera merah putih di tiang bambu (klo komplet biasanya disertai dengan buah kelapa dan gabah diikatkan dibawah bendera). Ini dimaksudkan agar tidak terjadi malapetaka pada saat proses pembangun konstruksi tersebut (karena dilindungi oleh para prajurit majapahit). Makanya jangan heran kalau kecelakaan kerja sangat minim, padahal safety prosedur para kuli biasanya memprihatinkan.

Sebagai contoh nyata di sekitar anda, cobalah lihat kebiasaan (habit) masyarakat Jawa, saat mereka merayakan ulang tahun (biasanya pada bayi). Yang ulang Tahun biasanya selalu dibuatkan bubur merah putih dan biasanya disuruh makan bubur tersebut (dengan harapan agar selama tahun itu dilindungi oleh para prajurit tersebut).

Contoh lainnya lagi anda bisa melihat para nelayan-nelayan Jawa di pesisir pantai utara maupun di pesisir pantai selatan. Mereka tidak akan berani melaut jika bendera merah putihnya nggak terpasang, karena mereka mempercayai perlindungan yang diberikan oleh para arwah prajurit majapahit tersebut.

Satu informasi lagi yang dapat anda temukan jika anda membaca buku "Bagaimana melihat aura", dalam buku tersebut menyebutkan bahwa warna merah putih merupakan warna aura yang terbaik, dimana perbandingan warna merah dan putihnya seimbang. Jika kedua warna tersebut seimbang, maka orang tersebut dapat menghasilkan energi yang besar. Hal ini sama juga dengan filosofi Cina yakni Yin dan Yang, dimana hitam dan putih dapat saling bersinergi, apabila kedua warna tersebut seimbang.

Dari sejarah dan pertimbangan diatas mungkin yang mendasari kerajaan Majapahit maupun pendiri bangsa kita untuk memilih bendera merah putih sebagai bendera yang mereka percayai mempunyai makna dan filosofi mendalam.

Dapatkan juga informasi mengenai Bendera Merah Putih melalui Sejarah Bendera Indonesia Merah Putih, pada tulisan tersebut dipaparkan sejarah digunakannya bendera merah putih dari pandangan sejarah hingga penggunaannya dalam berbagai peristiwa sejarah di Indonesia.

Selain itu ada juga, Sejarah Bendera Merah Putih dalam tulisan tersebut dijelaskan alasan pemilihan bendera merah putih dari runut sejarah dimulai dari pendapat Prapanca, Bendera Merah Putih di Abad XX, hingga bendera merah putih di bumi Indonesia Merdeka. Bendera Merah Putih Fakta dan Sejarahnya

sumber
[ Read More ]

Dapatkan Bonus Rp 300.000,- per hari...
info selengkapnya KLIK DISINI

Bahasa ABG Jaman Sekarang



Iblo.US - Ini bukan fenomena asing yang datang dari luar angkasa, melainkan fenomena yang muncul seiring berjalannya waktu, sehingga sampailah kita di era modern nan informasi yang begitu cepat.

Terutama anak muda, yang mudah menggebrak kekreatifan di sekitar lingkungannya (sebaya-red) dengan berbagai "istilah" kata/bahasa yang dianggapnya sebagai icon anak muda banget, gaul, funky dan sebagainya.
Sehingga muncullah berbagai istilah-istilah yang trekadang hanya anak muda saja yang tahu, dan tidak kepada para orang tua.

Era moderen dan informasi yang begitu cepat dan mudah diakses, gak jarang bahasa-bahasa planet mudah didapat/baca via Twitter, Facebook dan jejaring sosial lainnya.

Oke, berhenti. basa-basinya jangan terlalu panjang!

Ada yang tahu kapan munculnya bahasa alay,lebay,galau etc?
Atau bahasa ┒('o'┒) LO , (┌','┐) GUE = ┒(⌣˛⌣)┎ END ! (elo, gue, end) yang populer diucap dengan mimik muka dan bibir yang seakan mau muntah?

Lupakan, kalau gak ada yang tahu berarti anda sudah terlalu Lansia untuk mengikuti langkah perkembangan anak muda sekarang, patut ditiru? Tidak, menurut aku. Tapi terserah menurut anda.

Basik, kalau masih membahas bahasa diatas. Sekarang yang lagi gencar adalah bahasa "cara menjawab" anak muda sekrang ini, sebentar. Aku mau memperjelas sebenarnya bahasa ini sudah lama ingin ditulis tapi aku baru sempat menulisnya (alasan biar gak dianggap kuper).

Jadi, sebagian anak muda sekarang kalau menjawab sebuah Pernyataan, statement, opini atau Curhatan gitu. Pasti …. (dalam dialog)
Cowok : "Say, besok gue ulang tahun sayyy! Gue seneng banget getooo"
Cewek : "Terus, gue harus bilang HOREE Geto??"
Cowok : " ppfffttttttttt…"

Cewek 1 : "hey, cipikaaa cipikiiii temenss cemuaa"
Cewek 2 : "eh, lo kesambet ya?"
Cewek 1 : "etdeh, tega bener tau gak tau gak, si aldi cowok ganteng itu, iya yang brewokan kayak sule, sekarang Giginya di behel lho..serius!"
Cewek 2 : "Trus MASALAH buat Gue?, Terus gue harus SALTO geto?"
Cewek 1 : "Masalah banget!" (sambil minum 3 gelas es teh)

Okeskip, terlepas disengaja atau tidaknya "cara menjawab" seperti itu sepertinya kurang etis dan sopan. Walaupun bercanda, tapi tetap aja membawa dampak. Tapi ada juga yang bercanda dan tidak dianggap serius, tergantung individu masing-masing.

Walaupun bernuansa komedian katakanlah, sebaiknya "cara menjawab" seperti itu jangan disering-seringkan, Perilaku dan ucapan bisa jadi mencerminkan kepribadian, dan gak mau kan kepribadian anak muda sekarang dipertaruhkan dengan hal serperti itu?

Coba Diskusikan sama Pak Mario Teguh? Apa tanggapannya.

sumber
[ Read More ]

Dapatkan Bonus Rp 300.000,- per hari...
info selengkapnya KLIK DISINI

Asal-Usul Mengapa 1 hari = 24 jam, 1 jam = 60menit, 1 menit = 60detik


Pernahkah kita bertanya-tanya mengapa dalam 1 hari ada 24 jam, dalam 1 menit ada 60 detik, dan dalam 1 detik ada 60 menit? Inilah jawabannya.

Sistem bilangan yang paling banyak digunakan manusia saat ini adalah sistem desimal, yaitu sebuah sistem bilangan berbasis 10. Namun untuk mengukur waktu kita menggunakan sistem duodesimal (basis 12) dan sexadesimal (basis 60). Hal ini disebabkan karena metode untuk membagi hari diturunkan dari sistem bilangan yang digunakan oleh peradaban kuno Mediterania. Pada sekitar tahun 1500 SM, orang-orang Mesir kuno menggunakan sistem bilangan berbasis 12, dan mereka mengembangkan sebuah sistem jam matahari berbentuk seperti huruf T yang diletakkan di atas tanah dan membagi waktu antara matahari terbit dan tenggelam ke dalam 12 bagian. Para ahli sejarah berpendapat, orang-orang Mesir kuno menggunakan sistem bilangan berbasis 12 didasarkan akan jumlah siklus bulan dalam setahun atau bisa juga didasarkan akan banyaknya jumlah sendi jari manusia (3 di tiap jari, tidak termasuk jempol) yang memungkinkan mereka berhitung hingga 12 menggunakan jempol.

Jam matahari generasi berikutnya sudah sedikit banyak merepresentasikan apa yang sekarang kita sebut dengan "jam". Sedangkan pembagian malam menjadi 12 bagian, didasarkan atas pengamatan para ahli astronomi Mesir kuno akan adanya 12 bintang di langit pada saat malam hari.

Dengan membagi satu hari dan satu malam menjadi masing-masing 12 jam, maka dengan tidak langsung konsep 24 jam diperkenalkan. Namun demikian panjang hari dan panjang malam tidaklah sama, tergantung musimnya (contoh: saat musim panas hari lebih panjang dibandingkan malam). Oleh karena itu pembagian jam dalam satu hari pun berubah-ubah sesuai dengan musimnya. Sistem waktu ini disebut dengan sistem waktu musiman. Pada sekitar tahun 147-127 SM, seorang ahli astronomi Yunani bernama Hipparchus menyarankan agar banyaknya jam dalam satu hari dibuat tetap saja yaitu sebanyak 24 jam, disebut dengan sistem waktu equinoctial. Namun sistem ini baru diterima secara luas oleh saat ditemukannya jam mekanik di Eropa pada abad ke-14.

Hipparcus
Eratosthenes (276-194 SM), seorang ahli astronomi Yunani lainnya membagi sebuah lingkaran menjadi 60 bagian untuk membuat sistem geografis latitude. Teknik ini didasarkan atas sistem berbasis 60 yang digunakan oleh orang-orang Babilonia yang berdiam di Mesopotamia, yang jika ditilik lebih jauh diturunkan dari sistem yang digunakan oleh peradaban Sumeria sekitar 2000 SM. Tidak diketahui dengan pasti mengapa menggunakan sistem bilangan berbasis 60, namun satu dugaan mengatakan untuk kemudahan perhitungan karena angka 60 adalah merupakan angka terkecil yang dapat dibagi habis oleh 10, 12, 15, 20 dan 30.

Eratosthenes
Satu abad kemudian, Hipparchus memperkenalkan sistem longitude 360 derajat. dan pada sekitar 130 M, Claudius Ptolemy membagi tiap derajat menjadi 60 bagian. Bagian pertama disebut dengan partes minutae primae yang artinya menit pertama, bagian yang kedua disebut partes minutae secundae atau menit kedua, dan seterusnya. Walaupun ada 60 bagian, yang digunakan hanyalah 2 bagian yang pertama saja dimana bagian yang pertama menjadi menit, dan bagian yang kedua menjadi detik. Sedangkan sisa 58 bagian yang lainnya membentuk satuan waktu yang lebih kecil daripada detik.

Sistem waktu ini membutuhkan waktu berabad-abad untuk tersebar luas penggunaannya. Bahkan jam penunjuk waktu pertama yang menampilkan menit dibuat pertama kali pada abad ke-16. Sistem waktu ini digunakan hingga sekarang oleh kita manusia modern.

sumber
[ Read More ]

Dapatkan Bonus Rp 300.000,- per hari...
info selengkapnya KLIK DISINI

Wow Busana sexy Ala Indian Paris Hilton Melorot

Usaha tampil sensual selebritis Paris Hilton di sebuah pesta Halloween di Hollywood, Amerika Serikat, Senin (1/11), berbalik menjadi petaka. Kostum seksinya yang "mengerikan" itu melorot!

Saat itu, Paris mengenakan kostum ala putri Indian yang menampilkan tubuhnya yang seksi. Karena terlalu minim, kostum itu melorot dan hampir memperlihatkan kemolekan tubuhnya. Beberapa rekannya berinisiatif menutupi areal sensitif Paris, sehingga kamera paparazi gagal merekam momen tersebut.

Meski demikian, Paris pun sukses meraih selebritas dengan predikat kostum Halloween "menakutkan" pada acara itu.

Sedangkan Nicky, adik Paris, tampil lebih sopan mengenakan kostum ketat pahlawan komik Supergirl yang tertutup. Nicky menuturkan, ia merasa nyaman karena tidak perlu repot menutupi tubuhnya selama pesta berlangsung.

sumber
[ Read More ]

Dapatkan Bonus Rp 300.000,- per hari...
info selengkapnya KLIK DISINI

Bukti Mengapa Harus Mencintai Produk Indonesia

Bukti Mengapa Harus Mencintai Produk Indonesia
 Kita sering merasa lebih berkelas ketika memakai produk berlabel luar negeri, buatan rumah fashion ternama, dan sekali lagi, "pokoknya luar negeri."

Sekali lagi, dengan artikel di bawah ini (dikutip dari jadiberita.com) semoga kita bisa semakin menyadari bahwa produk dalam negeri memiliki standar internasional yang membanggakan.



Ternyata, banyak produk dalam negeri yang jadi pemasok merk-merk mahal dan terkenal dari luar negeri. Salah satu pernyataan ini diungkap oleh Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia, Ade Sudrajat.

Dalam satu kesempatan, Ade mengakui, "Rata-rata produk garmen kita semua itu sudah go international, khusus garmen sampai puluhan merek. Dibuatnya di Bandung, ada yang subkontrak, ada yang terima order langsung dari pemegang merek."

Pernyataan itu memang benar adanya. Industri garmen yang berlokasi di Bandung ternyata menjadi pemasok untuk merk mahal seperti Hugo Boss, Giorgio Armani, Guess, dan masih banyak lainnya. Produk hasil garmen lokal ini ternyata sudah menembus pasar Amerika Serikat, Hollywood, dan beberapa negara maju lainnya.

Kenapa negara-negara maju itu tertarik menggunakan barang lokal untuk merk dagang mereka yang mendunia? Bukankah orang Indonesia sendiri mengatakan bahwa produk lokal merupakan barang kelas dua atau bahkan kelas tiga?

"Kita ekspor ke Amerika cukup besar, hampir US$ 6 miliar, dan itu naik terus. Kualitas kita bagus, jahitannya lebih rapi, harganya miring. Baju kita banyak diminati orang sana, mungkin termasuk artisnya juga," papar Ade. Pernyataan tersebut tidak sesuai dengan anggapan banyak orang yang mindsetnya sudah terkontaminasi dengan nama besar brand luar negeri.

Tidak hanya brand besar serta selebriti dunia, ternyata banyak juga atlit dunia yang menggunakan produk indonesia untuk perlengkapan mereka. Sudah seharusnya kita sebagai bangsa Indonesia, lebih mencintai produk dalam negeri, karena brand dunia pun sudah mengakui kualitas barang lokal kita.

Jangan lagi ada gengsi dan merasa menggunakan brand luar negeri adalah suatu keharusan. Apa bedanya beli tas di Singapura dengan tas buatan lokal di Cibaduyut? Toh, dua barang tersebut berasal dari pabrik yang sama di Indonesia, bukan?

--------------------------

Satu bukti lain saya alami sendiri beberapa tahun lalu. Dalam sebuah perbincangan dengan Ridho Hafiedz (gitaris Slank) setelah band ini mengakhiri rangkaian tour ke Amerika Serikat, Ridho sempat kebingungan saat saya menagih oleh-oleh.



"Wah, bro...mau belanja apa di Amerika? Gue aja kaget waktu mau beli sepatu Adidas. Begitu masuk toko dan niat memilih sepatu, eeeh... setelah dilihat lagi, masa ada tulisan 'made in Indonesia'. Ya udah, gue batalin beli sepatunya. Ngapain jauh-jauh, mending di sini juga banyak, tuh. Harganya juga lebih murah," sungut Ridho.

Kami pun akhirnya tertawa keras, walau dalam hati sedikit kecewa karena gagal dapat oleh-oleh. Well, setidaknya kebanggaan sebagai orang Indonesia makin kental mengendap, hingga sum-sum tulang...

sumber
Bukti Mengapa Harus Mencintai Produk Indonesia
[ Read More ]

Dapatkan Bonus Rp 300.000,- per hari...
info selengkapnya KLIK DISINI

Warga Aceh Menemukan Telur Bebek Yang Memiliki Tangkai

[ Read More ]

Dapatkan Bonus Rp 300.000,- per hari...
info selengkapnya KLIK DISINI